Tata Nama Senyawa Kimia : Jenis, Contoh Soal

Tata Nama Senyawa Kimia : Jenis, Contoh Soal – Ada jutaan lebih senyawa kimia yang bisa ditemukan di alam semesta ini, untuk menyeragamkan penamaan senyawa kimia maka di buatlah tata namanya agar senyawa tersebut memiliki nama yang sama di seluruh dunia. Penamaan senyawa yang di atur oleh IUPAC (International Union of Pure and Applied Chemistry) disebut dengan tata nama senyawa kimia. IUPAC sendiri merupakan organisasi internasional yang anggotanya merupakan pakar kimia dari seluruh dunia yang bertempat di North Carolina, Amerika Serikat.

Jenis Tata Nama Senyawa Kimia

Tata nama kimia dibagi menjadi 2 jenis yaitu tata nama senyawa anorganik (senyawa yang tidak memiliki ikatan C-H) dan tata nama organik (senyawa yang memiliki rantai atom karbon diantaranya : alkohol, eter, aldehid, keton, karboksilat, ester dan sebagainya).

tata nama senyawa kimia

Senyawa Anorganik


Tata nama senyawa anorganik dibedakan menjadi 2 macam, yaitu tata nama senyawa ionik dan tata nama senyawa molekul.

Senyawa Ion

Senyawa ionik tersusun dari atom logam dan nonlogam (KATION + ANION)

Cara menuliskan dan memberi nama senyawa ionik :

  1. Untuk penulisan nama senyawa, kation ditulis di depan sedangkan anion dibelakangnya. 
  2. Total muatan dalam senyawa adalah 0 atau netral. 
  3. Jika hanya ada satu ion poliatomik dalam rumus senyawa, jangan letakkan tanda kurung di dalamnya.
    • Contoh : KNO3, bukan K(NO3).
  4. Jika ada lebih dari satu ion poliatomik dalam rumus senyawa, masukkan ion dalam tanda kurung dan tuliskan index setelah tanda kurung.
    • Contoh : Ba(NO3)2, Ca3(PO4)2, dan sebagainya.

Contoh tata nama senyawa ionik :

tatanama senyawa ionik

Nama Kation

  • Kation dari logam golongan IA, IIA, and IIIA, muatan kation dilihat dari golongannya.
GOLONGANUNSURNAMA KATIONNAMA KATION
IAHH+ion hidrogen (gas) / asam (larutan)
LiLi+ion litium
NaNa+ion natrium
KK+ion kalium
RbRb+ion rubidium
CsCs+ion cesium
IIABeBe2+ion berilium
MgMg2+ion magnesium
CaCa2+ion kalsium
SrSr2+ion stronsium
BaBa2+ion barium
IIIAAlAl3+ion alumunium
  • Kation dari logam golongan IVA, VA, dan logam transisi. Logam transisi umumnya memiliki lebih dari 1 biloks, makanya diperlukan tanda kurung untuk membedakan muatannya. Contohnya Fe memiliki 2 biloks yaitu Fe2+ / besi (II) dan Fe3+ / besi (III). Untuk nama trivial, biloks yang rendah diakhiri -o dan biloks yang tinggi di akhiri -i, (Fe2+) = ferro dan (Fe3+) = ferri.
GolonganUnsurKationNama IUPACNama Trivial
IV ASnSn2+ion timah (II)ion stano
Sn4+ion timah (IV)ion stani
PbPb2+ion timbal (II)ion plumbo
Pb4+ion timbal (IV)ion plumbi
VABiBi2+ion bismuth (III)
Bi4+ion bismuth (V)
TransisiCdCd2+Ion cadmium
CrCr2+ion krom (II)ion kromo
Cr3+ion krom (III)ion kromi
CoCo2+ion kobalt (II)ion kobalto
Co3+ion kobalt (III)ion kobalti
CuCu+ion tembaga (I)ion kupro
Cu2+ion tembaga (II)ion kupri
AuAu+ion emas (I)ion auro
Au3+ion emas (III)ion auri
FeFe2+ion besi (II)ion ferro
Fe3+ion besi (III)ion ferri
MnMn2+ion mangan (II)ion mangano
Mn3+ion mangan (III)ion mangani
HgHg+ion raksa (I)ion merkuro
Hg2+ion raksa (II)ion merkuri
NiNi2+ion nikel (II)ion nikelo
AgAg+ion perak
ZnZn2+ion seng
PtPt4+ion platinat (IV)
  • Kation poliatomik

NH4+ : ion amonium.

Baca Juga : Cara Menentukan Golongan dan Periode : Unsur, Ion

Nama Anion

  • Anion dari nonlogam golongan IVA, VA, VIA, dan VIIA, muatan anion dilihat dari penambahan elektron agar menjadi 8 (oktet). Misal golongan VA, berarti elektron valensinya 5 maka untuk mencapai 8 perlu tambah 3 elektron lagi, maka biloks golongan VA adalah -3. Penamaannya diakhiri kata -ida.
GOLONGANUNSURANIONNAMA ANION
IVACC4-ion karbida
SiSi4-ion silisida
VANN3-ion nitrida
PP3-ion fosfida
AsAs3-ion arsenida
VIOO2-ion oksida
SS2-ion sulfida
SeSe2-ion selenida
TeTe2-ion tellurida
VIIAFFion fluorida
ClClion klorida
BrBrion bromida
IIion iodida
IAHHion hidrida
  • Anion poliatomik, gabungan beberapa atom yang bermuatan negatif
ANIONNAMA ANION
OHion hidroksida
CNion  sianida
O22-ion peroksida
N3-ion azida
NO2ion nitrit / nitrat (III)
NO3ion nitrat / nitrat (V)
ClOion hipoklorit / klorat (I)
ClO2ion klorit / klorat (III)
ClO3ion klorat / klorat (V)
ClO4ion perklorat / klorat (VII)
MnO4ion permanganat
MnO42-ion manganat
CH3COOion asetat
C2O42-ion oksalat
CO32-ion karbonat
OCNion sianat
SCNion tiosianat
S2O32-ion tiosulfat
CrO42-ion kromat
Cr2O72-ion dikromat
SO32-ion sulfit / sulfat (IV)
SO42-ion sulfat / sulfat (VI)
PO33-ion fosfit / fosfat (III)
PO43-ion fosfat / fosfat (V)
HPO42-ion monohidrogen fosfat
H2PO4ion dihidrogen fosfat
HCO3ion hidrogen karbonat (bikarbonat)
HSO4ion hidrogen sulfat (bisulfat)
HSO3ion hidrogen sulfit (bisulfit)
AsO33-ion arsenit / arsenat (III)
AsO43-ion arsenat / arsenat (V)
SbO33-ion antimonit / antimonat (III)
SbO43-ion antimonat / antimonat (V)

Baca Juga : Ikatan Kimia : Pengertian, Jenis, Sifat Fisis

Senyawa Molekul 

Penyusun senyawa molekul adalah : (NON LOGAM + NON LOGAM)

Cara menuliskan dan memberi nama senyawa molekul :

  1. Untuk penulisan rumus senyawa, unsur yang lebih elektropositif (lebih kekiri pada tabel periodik) ditulis terlebih dahulu, baru unsur yang lebih elektronegatif (lebih kekanan di tabel periodik).
    • Contoh : HI, BF3, CO2, N2O5.
    • Pengecualian : senyawa yang mengandung oksigen dan halogen, maka halogen ditulis terlebih dahulu. Jika kedua unsur berada di grup yang sama, unsur dengan periode yang lebih tinggi ditulis terlebih dahulu.
    • Contoh : Cl2O7, IF3, ICl5
    • urutannya adalah :
    • B (boron) – Si (silicon) – C (karbon) – Sb (antimon) – As (arsen) – P (fosforus) – N (nitrogen) – H (hidrogen) – I (iodo) – Br (bromo) – Cl (kloro) – O (oksigen) – F (fluoro)
  2. Unsur pertama dalam rumus senyawa diberi nama sesuai unsur netral, dan yang kedua dinamai dengan menambahkan -ida.
    • Contoh : HI (asam iodida), CO (karbon monoksida)
  3. Awalan yang digunakan didepan nama unsur ditulis dalam bahasa latin (mono, di, tri, dst) untuk menunjukkan berapa banyak atom yang ada.
    • 1 = mono
    • 2 = di
    • 3 = tri
    • 4 = tetra
    • 5 = penta
    • 6 = heksa
    • 7 = hepta
    • 8 = okta
    • 9 = nona
    • 10 = deka

Contoh tata nama senyawa molekul :

  1. CO = karbon monoksida
  2. CO2 = karbon dioksida
  3. N2O5 = dinitrogen pentaoksida
  4. SO2 = sulfur dioksida
  5. PCl3 = fosfor triklorida

Senyawa Organik

  1. CH4 = metana (gas rawa, gas alam, atau gas tambang)
  2. CO(NH2)2 = urea (ureum)
  3. CH3COOH = asam cuka (asam asetat)
  4. C6H12O6 = glukosa (gula darah, gula anggur)
  5. C12H22O11 = sukrosa (gula tebu)
  6. HCHO = formaldehida (bahan formalin)
  7. CHCI3 = klorofom (suatu bahan pembius)
  8. CHI3 = iodoform (suatu antiseptik)
  9. CH3CH2OH = etanol (alkohol)
  10. CH3COCH3 = aseton (digunakan sebagai pembersih kuteks)

Contoh Soal Tata Nama Senyawa Kimia

1. Tuliskan nama senyawa berikut :

a. Pb(CH3COO)2
b. FeO
c. K2MnO4
d. NaSCN
e. SF4
f. BaCO3
g. H3AsO3
h. AuPO4
i. Cl2O7
j. SnF2

Penyelesaian :

a. Timbal (II) asetat atau plumbo asetat
b. Besi (II) oksida / ferro oksida
c. Kalium manganat
d. Natrium tiosinat
e. Sulfur tetrafluorida
f. Barium karbonat
g. Asam arsenit
h. Emas (III) fosfat
i. Dikloro heptaoksida
j. Timah (II) fluorida / stanno fluorida

2. Tuliskan rumus kimia senyawa berikut

a. Besi (III) fosfit
b. Asam permanganat
c. Timah (II) oksida
d. Alumunium hidroksida
e. Auri asetat
f. Plumbo antimonat
g. Difosforus pentaoksida
h. Seng silikat
i. Kalsium karbonat
j. Perak klorat

Penyelesaian :

a. FePO3
b. HMnO4
c. SnO
d. Al(OH)3
e. Au(CH3COO)3
f. Pb3(SbO4)2
g. P2O5
h. ZnSiO3
i. CaCO3
j. AgClO3

Baca Juga : Perkembangan Teori Atom : Democritus, Aristoteles, Dalton, Thomson, Rutherford, Niels Bohr, Mekanika Kuantum

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *