Kebutuhan Protein Untuk Membentuk Otot

Otot merupakan jaringan dan alat gerak yang sangat penting bagi tubuh manusia. Maka dari itu kebutuhan protein untuk membentuk otot para pakar gizi sangat menganjurkan asupan protein yang cukup agar otot Anda tetap sehat. Tanpa protein, jaringan otot Anda akan cepat rusak dan Anda akan merasa lemas atau lelah.

Di bawah ini adalah penjelasan mengenai kebutuhan protein yang sangat penting bagi jaringan otot di dalam tubuh manusia.

Protein Untuk Pembentukan Otot

Protein Untuk Pembentukan Otot

Jika menutu pengertiannya, protein merupakan zat gizi atau nutrisi yang sangat penting untuk tubuh kita. Protein bisa ditemukan di dalam tulang, otot, kulit, dsb. Tanpa protein, maka jaringan-jaringan sel di dalam tubuh Anda akan cepat rusak dan Anda akan merasakan lelah yang berlebih.

Protein sendiri adalah nutrisi yang membangun 20% jaringan sel di dalam tubuh manusia. Maka dari itu konsumsi protein sangatlah penting untuk tubuh, terlebih untuk pembentukan otot Anda. Karena ketika otot Anda sakit, Anda tidak akan bisa bergerak dengan normal.

Jadi Anda memerlukan makanan dan suplemen protein tinggi yang lebih banyak dari orang pada umumnya. Tentunya asupan protein tersebut masih harus dikonsultasikan oleh ahli gizi. Hal ini agar bisa diseimbangkan juga dengan lemak baik dan karbohidrat untuk asupan tubuh.

4 Makanan Utama Dengan Protein Tinggi Untuk Membentuk Otot

Untuk dapat membentuk masa otot pada tubuh, berikut ini adalah 4 bahan makanan utama yang tinggi akan protein:

Telur

Makanan satu ini merupakan makanan paling terkenal di khalayak umum. Hampir semua pasar tradisional maupun modern menyediakan telur untuk Anda konsumsi. Dan sudah merupakan hal yang wajar juga jika banyak atlet mengonsumsi telur sebagai makanan utama mereka.

Selain memiliki protein yang tinggi, telur juga mengandung, mineral, vitamin, lemak dan antioksidan yang bagus untuk asupan tubuh Anda. Dan Telur juga bagus untuk asupan nutrisi otak Anda. Telur memiliki kandungan protein sekiranya sebesar 6 gr dan 78 kalori.

Kandungan protein dalam telur bisa lebih banyak Anda dapatkan dalam putih telurnya ketimbang kuningnya. Anda bisa mengolah telur dengan berbagai cara yang sudah tersedia di seluruh dunia. Tetapi untuk konsumsi diet, Anda hanya perlu merebusnya dan langsung memakannya tanpa garam.

Kacang Almond

Sumber kebutuhan protein untuk membentuk otot dari makanan lainnya adalah kacang almond. Anda bisa mendapatkan kandungan protein kacang almond yang sekiranya sebesar 6 gr/ons. Di dalam kacang almond, Anda juga bisa mendapatkan kandungan serat, magnesium, dan juga vitamin E.

Anda bisa mengkonsumsi kacang almond secara langsung atau dapat Anda olah dengan bahan makanan lain. Kacang almond sangat populer diolah dengan kue atau cokelat. Anda bisa mendapatkannya dengan mudah di pasaran tanpa harus sulit mencarinya.

Selain itu karena tekstur gurih dan rasanya yang sudah manis, kacang almond juga banyak diminati. Sayangnya konsumsi kacang almond tidak cocok untuk orang yang memiliki alergi terhadap jenis kacang-kacangan. Tetapi kalau Anda tidak punya alergi kacang, dianjurkan untuk mengonsumsi ini.

Susu Sapi

Berikutnya ada susu sapi yang sudah menjadi asupan wajib bagi masyarakat umum. Susu memiliki kandungan protein sekiranya sebesar 8gr, lemak 1%, dan 103 kalori untuk per cangkir susu. Protein ini sudah bisa Anda dapatkan dari susu yang belum diolah. Sehingga bisa dikatakan kandungan proteinnya cukup tinggi.

Susu bisa Anda konsumsi dengan berbagai cara. Langsung diminum dingin atau hangat, atau Anda bisa mengkonsumsinya dengan bahan-bahan lain. Susu juga merupakan bahan utama yang bisa Anda dapatkan pada setiap produk makanan di pasaran.

Selain mengandung protein untuk otot, susu juga mengandung kalsium, vitamin B2 beserta fosfor yang sama baiknya untuk tubuh. Tetapi sayangnya, susu sapi tidak baik bagi orang dengan intoleransi laktosa. Dan juga konsumsi sapi dari hewan ini tidak dipilih oleh orang dengan gaya hidup vegetaris.

Susu Kedelai

Tidak kalah dengan susu sapi, susu kedelai juga memiliki kandungan protein yang tinggi untuk otot Anda. Kedelai memiliki kandungan protein sekiranya sebesar 7gr untuk 240 ml susu kedelai. Selain memiliki kandungan protein tinggi, kedelai juga memiliki kalsium, vitamin B12, dan vitamin D.

Konsumsi susu kedelai juga bisa menjadi alternatif bagi orang dengan intoleransi laktosa dan orang dengan gaya hidup vegetaris. Itu karena susu kedelai sendiri terbuat dari protein nabati yang bisa Anda dapatkan dalam tumbuhan seperti biji-bijian.

Anda bisa mendapatkan susu kedelai dengan mudah di pasaran. Rasanya juga sudah bervariasi sehingga Anda yang tidak suka dengan rasa normal kedelai, bisa menikmatinya dengan rasa lain.

Baca Juga : 10 Makanan Yang Mengandung Asam Amino

Suplemen Dengan Protein Tinggi Untuk Membentuk Otot

Untuk menambah asupan protein, berikut ini adalah rekomendasi suplemen yang tinggi akan protein sebagai asupan tambahan:

Muscle Pharm Combat Protein Powder

Suplemen satu ini merupakan suplemen berkualitas yang akan membantu kebutuhan protein untuk membentuk otot Anda selama 8 jam lamanya. Musclepharm Combat Protein Powder memiliki sumber protein dari protein konsentrat, whey protein isolate, casein, hidrolisis, dan albumin telur.

Untuk setiap sajian suplemen ini terdapat 25 gr protein, 8gr karbohidrat, dan juga 140 kalori. Bisa anda konsumsi sebelum, ketika, dan setelah latihan. Selain itu, Anda sebaiknya meminum suplemen ini saat sebelum tidur.

Scitec Amino 1000 tab

Merupakan salah satu produk suplemen dengan protein yang tinggi. Suplemen jenis tablet satu ini juga diformulasi dari asam amino esensial dari rantai asam amino. Suplemen satu ini memiliki protein whey hydrolyzed kualitas tinggi dan memastikan agar Anda mendapatkan hasil yang optimal dan bagus.

Scitec Amino 1000 tab juga memiliki kandungan BCAA dan melalui proses produksi agar efektif dalam pembentukan massa otot tubuh. Diproduksi juga untuk membantu tingkat ketahanan otot saat latihan dan juga membantu pada masa pemulihan otot.

MuscleTech NitroTech Whey Gold

Suplemen ini hadir dalam bentuk Whey Peptide Hydrolyzed (WPH), sehingga membuat resapan protein menjadi lebih cepat ke dalam tubuh Anda. Nutrisi yang terkandung dari suplemen ini memiliki 5,5gr BCAA anabolik dan 4gr glutamin untuk membantu jaringan otot agar lebih optimal.

Dengan mengonsumsi suplemen, ini Anda akan terbantu dengan pemulihan otot setelah melakukan aktifitas seperti olahraga.

Baca Juga : Perbedaan Evo Mass dan Whey Protein

Seberapa Banyak Jumlah dan Waktu untuk Mengkonsumsi Protein?

Idealnya, Anda memerlukan konsumsi protein yang seimbang untuk pembentukan otot Anda. Terlebih jumlah asupan protein pada tubuh orang yang berbeda-beda. Pada umumnya, tubuh Anda akan membutuhkan 25 s/d 35 gr protein dalam 1 piring makanan.

Menurut data AKG dalam Permenkes no. 28 Tahun 2019, menyebutkan jika asupan protein per hari wanita dewasa sebesar 60 gr. Sementara untuk pria dewasa sebesar 65 gr. Hal ini bisa Anda asumsikan berdasarkan jumlah protein orang dewasa menurut gender.

Jumlah dan Waktu untuk Mengkonsumsi Protein

Jadi Anda setidaknya perlu untuk makan 3 kali sehari dengan asupan cemilan untuk tambahan protein. Contoh 1 piring Seperti 6gr protein dari telur, 8 gr protein dari susu sapi, dan 5gr dari kentang. Selebihnya Anda bisa mengkonsumsi tambahan protein dari buah seperti jambu biji dengan 4,2 gr protein.

Jika Anda memang membutuhkan asupan protein lebih dari data AKG, Anda hanya perlu menambahkan asupan makanan Anda. Atau Anda juga bisa menambahkannya dengan suplemen yang sudah menyediakan protein untuk tubuh dan otot Anda.

Anda bisa minum suplemen seperti susu whey protein ketika sedang atau setelah beraktifitas. Anda juga dianjurkan untuk meminum suplemen casein protein sebelum tidur karena proses pencernaan protein ini lebih lama dari pada umumnya.

Demikian penjelasan mengenai kebutuhan protein untuk membentuk otot. Semoga Anda terbantu akan informasi jika betapa pentingnya protein untuk otot. Terimakasih dan sampai jumpa.

Baca Juga : Kebutuhan Protein Harian untuk Fitnes

Tinggalkan komentar