Fungsi Gelas Kimia di Laboratorium, Macam dan Bahannya

Pada saat kita masuk laboratorium tentu tidak asing dengan gelas kimia, kimia-science7 akan menjelaskan secara detail tentang fungsi gelas kimia, macam dan bahannya supaya tidak salah menggunakan alat ini dalam percobaan di laboratorium. Berikut penjelasannya :

Fungsi Gelas Kimia

  1. Sebagai tempat melarutkan zat.
    • Ketika membuat larutan 0,1 M NaOH (Natrium Hidroksida), maka NaOH tersebut akan dilarutkan dengan air ke menggunakan gelas kimia.
  2. Sebagai tempat pemanasan zat.
    • Sangat dibutuhkan pada saat mencampurkan 2 larutan atau lebih yang membutuhkan pemanasan agar reaksi kimia berlangsung.
  3. Sebagai alat kristalisasi.
    • Misalnya untuk mendapatkan kristal garam dari air laut, maka kita membutuhkan gelas ini untuk pemanasan agar airnya menguap.

Macam-Macam Gelas Kimia

Alat ini biasanya terbuat dari bahan kaca dengan dasar rata dan dibagian atasnya terdapat moncong kecil yang berfungsi sebagai jalannya larutan saat dituang. Gelas kimia ini sering disebut sebagai gelas beker (beaker glass), gelas silinder (cylindrical glass) atau bejana plastik (plastic vessel) sebagai tempat menampung larutan.

Gelas Kimia Griffin (Griffin Beaker)

Kenapa gelas ini disebut Griffin? karena orang yang mendesain pertama bernama John Joseph Griffin. Gelas ini sebagian besar dijumpai di laboratorium, memiliki bentuk standar, bentuknya agak lebar, tingginya adalah 1,4 kali diameternya, dan dibagian bibir gelas ada moncongnya yang berfungsi sebagai corong.

Gelas Kimia Berzelius (Berzelius Beaker)

Didesain pertama oleh Jöns Jacob Berzelius, sering digunakan untuk titrasi larutan. Bentuknya hampir sama seperti gelas Griffin, bentuknya ramping, tingginya kira-kira 2 kali dari diameternya.

Gelas Kimia Datar (Flat Beaker Glass)

Gelas ini sering dipakai untuk proses kristalisasi makanya sering disebut juga gelas kristalisasi (Crystallizer Glass), tetapi gelas ini tidak memiliki ukuran skala seperti pada gelas Griffin dan gelas Berzelius.

Baca Juga : Tata Tertib Laboratorium

Bahan Gelas Kimia

Gelas kimia ada yang terbuat dari kaca, plastik atau logam, tapi sebagian besar yang ditemukan di lab terbuat dari kaca karena banyaknya keunggulan diantaranya warnanya jernih dan tahan panas. Orang yang sedang melakukan experimen di lab dapat dengan mudah mengamati perubahan kimia yang terjadi kalau menggunakan gelas kaca ini.

Kaca

Kaca yang merupakan padatan amorf yang merupakan perpaduan antara silika (SiO2) dan boron trioksida (BO3) yang memiliki massa jenis sekitar 840 J/Kg.˚K dan ketika dipanaskan gelas ini tidak akan meleleh dikarenakan SiO2 tadi memiliki titik leleh yang sangat tinggi. Salah satu kelemahan gelas ini kalau terjatuh dia bisa pecah.

Plastik

Bahan dasar plastik penyusun gelas ini terdiri dari :

  • LDPE (Low Density Polyethylene) dan HDPE (High Density Polyethylene), perbedaannya adalah kalau LDPE itu plastiknya lentur sedangkan HDPE itu keras dan kaku.
  • Plastik Polypropylene (PP).
  • Plastik Polymethylpentene (PMP).

Gelas ini sukar pecah kalau terjatuh tetapi tidak tahan terhadap pemanasan.

Logam

Gelas kimia ada yang terbuat dari alumunium (Al) atau baja tahan karat. Warnanya tidak bening tapi buram, ringan dan tidak akan pecah kalau terjatuh. Ketika dipanaskan gelas kimia aluminium dapat tahan sampai suhu 340 °C sedangkan gelas dari bahan baja tahan sampai 550 °C.

Kenapa kok gelas kimia rata-rata terbuat dari kaca?

  • Ya karena kaca borosikat tadi tahan terhadap panas dan bersifat inert (sukar bereaksi dengan senyawa lain) sehingga akan relatif aman ketika praktikan sedang melakukan eksperimen di laboratorium.

Sampai berapa °C gelas kimia ini tahan terhadap pemanasan?

  • Gelas kimia tipe Pyrex akan tahan sampai suhu sekitar 550 °C, maka pada saat pemanasa diletakkan diatas api tidak menjadi masalah.

Bagaimana cara membersihkan gelas kimia setelah paraktikum?

  • Anda cukup membersihkannya dengan air kran, jangan lupa dikasih sabun sampai residu baik warna, kotoran atau bau kimia yang menempel di dinding gelas tersebut hilang. Setelah itu jangan lupa di lap pakai tisu sampai gelas tersebut kering agar tidak terkontaminasi dengan zat lain dilab.

Apakah beda botol kimia dan gelas kimia?

  • Ya jelas beda, botol kimia hanya sebagai wadah bahan-bahan kimia sedangkan gelas kimia sebagai alat dalam percobaan praktikum.

Tinggalkan komentar