Alkali Tanah (Golongan IIA) : Pengertian, Sifat, Reaksi, Pembuatan, Kegunaan

Alkali Tanah (Golongan IIA) : Pengertian, Sifat, Reaksi, Pembuatan, Kegunaan Merupakan unsur-unsur yang terletak dalam kolom kedua atau sebelah kanan unsur-unsur logam alkali dalam Sistem Periodik Unsur (SPU) yang terdiri dari 6 unsur. Urutan logam alkali tanah dari atas ke bawah adalah : berilium (Be), magnesium (Mg), kalsium (Ca), stronsium (Sr), barium (Ba), dan radium (Ra).

Pengertian Alkali Tanah

Unsur-unsur golongan IIA disebut logam alkali tanah karena apabila berada dalam larutan akan bersifat alkalis (pH > 7 atau basa) dan ternyata unsur unsur ini banyak terdapat dalam perut bumi. 

logam alkali tanah

Kelimpahan Alkali Tanah

Logam alkali tanah di alam ditemukan dalam bentuk senyawa mineralnya, dibawah ini adalah nama mineral dalam alkali tanah :

  1. Berilium : bijih beril / Be3Al2(SiO3)6, bijih bertrandit / Be4(Si2O7)(OH)2, bijih phenakit / Be2SiO4.
  2. Magnesium : dolomit / MgCO3.CaCO3, karnalit / KCl.MgCl2.6H2O, magnesit / MgCO3, epsomit / MgSO4.7H2O, kiserit / MgSO4 dan asbes / CaSiO3.3MgSiO3.
  3. Kalsium : batu kapur atau pualam / CaCO3 dan gipsum atau batu tahu / CaSO4.2H2O.
  4. Stronsium : stronsianit / SrCO3, galestin / SrSO4 dan selestit / SrO4.
  5. Barium : bijih barit / BaSO4 dan witerit / BaCO3.
  6. Radium : terdapat bersama-sama dengan bijih uranium (pitchblende, 303U). Ra bersifat radioaktif dengan waktu paruh 1600 tahun.

Sifat Alkali Tanah

Di bawah ini adalah sifat logam alkali tanah (Golongan IIA)

alkali tanah - golongan IIA
Sifat Logam Alkali Tanah
  • Unsur- unsur alkali tanah merupakan logam yang reaktif (mudah teroksidasi) sehingga dialam tidak ditemukan dalam keadaan bebas, tapi tidak sereaktif logam alkali.
  • Pada suhu kamar berbentuk padat tetapi lebih keras dibanding alkali, berwarna putih mengkilap seperti perak, kecuali Be (berilium) yang berwarna abu-abu.
  • Mempunyai 2 elektron pada kulit terluarnya, sehingga biloks logam alkali tanah dalam senyawanya selalu +2.
  • Jari-jari atom dari atas kebawah semakin besar karena semakin kebawah jumlah kulit semakin banyak sehingga jarak elektron terluar dengan inti atom semakin besar.
  • Energi ionisasi dari atas ke bawah semakin kecil karena dengan kenaikan jari-jari atom maka gaya tarik elektron terluar terhadap inti atom semakin lemah sehingga elektron mudah lepas atau terion.
  • Titik didih / leleh dari atas ke bawah semakin kecil karena hanya memiliki 2 elektron valensi dan jari-jari atom semakin besar mengakibatkan energi kisi kristal logamnya semakin lemah sehingga ketika dipanaskan diperlukan lebih sedikit energi untuk memutus ikatan logamnya akibatnya titik didih menjadi semakin kecil.
  • Massa jenis logam alkali lebih besar dibanding logam alkali pada periode yang sama karena memiliki muatan inti lebih besar dan ukuran atom lebih kecil sehingga unsur logam alkai tanah lebih padat. 
  • Sifat basa, sifat logam dan sifat reduktor dari atas kebawah semakin besar.

Baca Juga : Logam Alkali (Golongan IA) : Pengertian, Sifat, Reaksi, Pembuatan, Kegunaan

Reaksi Logam Alkali Tanah

Dibawah ini adalah reaksi logam alkali tanah yang penting :

  1. Logam alkali tanah bereaksi dengan gas H2 menghasilkan garam hidrida (LH2).
    • L = Be, Mg, Ca, Sr, Ba
      • Contoh :
      • Ca (s) + H2 (g) → CaH2 (s) (kalsium hidrida)
  2. Logam alkali tanah bereaksi hebat dengan halogen (X2) menghasilkan garam halida (LX2).
    • X = F, Cl, Br, I
      • Contoh :
      • Ca (s) + Br2 (g) → CaBr2 (s) (kalsium bromida)
  3. Logam alkali tanah mudah bereaksi dengan oksigen diudara menghasilkan senyawa oksida.
    • L (s) + O2 (g) → 2 LO (s)
  4. Apabila udaranya panas maka logam alkali akan membentuk senyawa oksida dan senyawa nitrida.
    • Udara mengandung N2 dan O2 maka :
      • Mg (s) + O2 (g) → 2 MgO (s) (magnesium oksida)
      • 3 Mg (s) + N2 (g) → Mg3N2 (s) (magnesium nitrida)
  5. Logam alkali tanah bereaksi dengan H2O menghasilkan basa kuat dan gas hidrogen.
    • Catatan :
      • Be tidak bereaksi dengan air
      • Mg hanya bisa bereaksi dengan air panas
    • Contoh :
      • Ca (s) + 2 H2O (l) → Ca(OH)2 (aq) + H2 (g)
  6. Logam alkali tanah bereaksi dengan asam menghasilkan garam dan gas H2.
    • Contoh : Ca (s) + 2 HCl (aq) → CaCl2 (aq) + H2 (g)
    • Catatan : Be dapat bereaksi dengan larutan asam maupun larutan basa, makanya Be bersifat amfoter.
    • Dalam suasana asam : Be (s) + 2 HCl (aq) → BeCl2 (aq) + H2 (g)
    • Dalam suasana basa : Be (s) + 2 NaOH (aq) + 2 H2O (l) Na2Be(OH)4 (aq) + H2 (g)

Warna nyala logam alkali tanah

Apabila logam alkali tanah dibakar maka akan menghasilkan spektrum warna tertentu.

  • Berilium berwarna putih
  • Magnesium berwarna putih
  • Kalsium berwarna jingga
  • Stronsium berwarna merah
  • Barium berwarna hijau

Air Sadah

Air sadah adalah air yang mengandung ion Ca2+ dan Mg2+ yang apabila digunakan untuk mencuci pakai sabun tidak akan menghasilkan busa.
Air sadah dibagi menjadi 2 yaitu air sadah sementara dan air sadah tetap.

Air Sadah Sementara

Air sadah sementara adalah air sadah (mengandung Ca2+ atau Mg2+ yang mengikat ion bikarbonat (HCO3).

Contoh :

Ca(HCO3)2, Mg(HCO3)2

Cara menghilangkan kesadahan : dengan pemanasan
Reaksi : Ca(HCO3)2 (aq) CaCO3 (s) + H2O(l) + CO2 (g)

Air Sadah Tetap

Air sadah tetap adalah air sadah (mengandung Ca2+ atau Mg2+ yang mengikat ion SO42-, Cl

Contoh :

MgSO4, MgCl2, CaSO4, CaCl2

Cara menghilangkan kesadahan : dengan penambahan soda (Na2CO3)
Reaksi : CaSO4 (aq) + Na2CO3 (aq) -> CaCO3 (s) + Na2SO4 (aq)

Baca Juga : Halogen (Golongan VIIA) : Pengertian, Sifat, Reaksi, Pembuatan, Kegunaan

Pembuatan Alkali Tanah

Pembuatan logam alkali tanah diperoleh dengan jalan elektrolisiss leburan atau cairan garam kloridanya, seperti pada proses pembuatan logam alkali.

Contoh :

Logam Mg dapat diperoleh dari elektrolisis leburan/cairan MgCl2 menggunakan elektrode Fe di katode dan C dianode.

MgCl2 (l) → Mg2+(l) + 2 Cl (l)

K (-) : Mg2+ (l) + 2 e → Mg (s)
A (+) : 2 Cl (l) → Cl2 (g) + 2e

MgCl2 (l) → Mg (s) + Cl2 (g)

Kegunaan Alkali Tanah

Logam alkali tanah sangat bermanfaat untuk kehidupan manusia, kegunaannya adalah :

Be (Berilium)

  • Kerangka pesawat antariksa, rudal, satelit.
  • Digunakan pada kaca sinar X.
  • Pada reaktor nuklir digunakan sebagai moderator netron.
  • Paduan Be dan Cu : membuat pegas dan peralatan listrik.

Mg (Magnesium)

  • Mg : digunakan sebagai paduan logam yang ringan, mencegah korosi pipa-pipa dalam tanah dan dinding kapal.
  • Paduan Mg dan Al (10% – 90%) atau magnalium : digunakan pada kerangka pesawat serta peralatan rumah tangga.
  • MgO : sebagai pelapis tanur, untuk pembuatan gading tiruan, bahan kembang api.
  • Mg(OH)2 : obat sakit maag (antasida), bahan pasta gigi.
  • MgSO4.7H2O (garam inggris atau bittersalt) : obat pencuci perut atau pencahar (obat sakit sembelit), pupuk bagi tanaman.
  • MgCO3 : bahan baku cat.

Ca (Kalsium)

  • Ca : untuk pertumbuhan tulang dan gigi.
  • CaO (kapur tohor) : zat higroskopis (menyerap air) pada industri kertas dan baja, kapur tulis.
  • CaC2 (kalsium karbida atau batu karbit) : pembuatan gas asetilena C2H2 yang digunakan untuk pengelasan, membuat alkohol dan asam cuka. 
  • CaCO3 : bahan baku CaO dan semen.
  • CaSO4 : zat pengering, bahan baku cat dan plester, bahan baku keramik.
  • Ca(OH)2 (air kapur) : menetralkan asam dalam berbagai industri, pengapur dinding, menghilangkan kesadahan air, untuk adukan semen.
  • CaCl2 : pencair salju di jalan raya, pengering kertas.
  • CaOCl2 (kapur klor) : zat pengelantang atau pemutih pakaian.
  • Ca(OCl)2 : kaporit, zat desinfektan.
  • Ca(H2PO4)2 : pembuatan pupuk superfosfat (TSP).

Sr (Stronsium)

  • Sr : bahan baku kembang api.
  • SrSO4 : bahan baku cat.
  • Sr(NO3)2 : memberikan nyala merah pada kembang api.

Ba (Barium)

  • Ba : bahan baku kembang api.
  • BaCO3 : racun tikus.
  • BaCl2 : bahan penyamak kulit.

Baca Juga : Gas Mulia – Pengertian, Sifat, Pembuatan, Kegunaan

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *